WIRELESS LAN
Wireless adalah sebuah jaringan Nirkabel.
Untuk memberikan akses internet secara wireless pada garis besarnya bisa
dikatagorikan kedalam 3 kelompok. Pertama akses internet broadband
tradisional (Cable atau ADSL) yang bisa di share dengan beberapa
komputer di rumah atau di kantoran kecil. Kedua berbagi internet
wireless akses jaringan cellular. Dan terakhir akses internet wireless
untuk hotsposts. Saya hanya bicara soal standard 802.11 jadi tidak
memasukkan WiMax. Masing-masing memerlukan jenis perangkat wireless yang
khusus.
Ada banyak jenis peangkat wireless internet yang tersedia di pasaran
saat ini yang bisa anda beli untuk bisa membuat suatu jaringan wireless
agar bisa berbagi internet secara wireless kepada users. Akan tetapi
perangkat wireless yang digunakan tentunya tergantung jenis layanan
Internet yang digunakan, apakah broadband DSL/Cable, Jaringan cellular,
atau jenis layanan hotspots lainnya.
Layanan Wireless Internet dari DSL / Cable
Perangkat wireless yang digunakan untuk berbagi layanan Internet Cable /
ADSL meliputi sebuah modem, firewall / router, dan atau wireless access
point. Pada umumnya untuk layanan internet DSL (misal Speedy), fihak
operator memberikan modem yang sudah termasuk didalamnya fitur firewall /
router dalam satu perangkat dimana sudah dilengkapi fitur penting
seperti NAT dan DHCP services.
Terlebih dahulu anda harus memeriksa apakah modem yang ada dirumah /
dikantor saat ini sudah mempunyai fitur firewall / router atau tidak.
Sebenarnya anda bisa bertanya pada ISP anda jenis modem apa yang mereka
berikan kepada anda. Sebenarnya anda bisa memeriksanya sendiri jika anda
mengerti secara teknis dari modem anda misal dari buku spesifikasi
teknis.
Mengetahui jenis modem yang anda miliki sangat penting untuk bisa
menentukan harus membeli apa – wireless router atau wireless access
point. Walaupun saat ini sudah banyak dijual dipasaran sebuah wireless
access point yang juga mempunyai router juga seperti ASUS RT-N13U
Wireless Access Point Router. Jika anda bisa memastikan bahwa modem anda
sudah termasuk fitur firewall / router didalamnya (sperti kebanyakan
modem Speedy), maka yang anda butuhkan adalah sebuah wireless access
point.
Akan tetapi jika modem anda (sebagian layanan Cable Internet) tidak
mempunyai fitur firewall / router, maka yang anda butuhkan adalah sebuah
wireless router. Apa perbedaan prinsip antara keduanya, lihat artikel
wireless access point Vs wireless router.
Sebenarnya banyak sekali jenis modem yang sudah termasuk didalamnya
fitur firewall/router dan juga wireless access point. jenis ini sangat
praktis karena anda hanya memerlukan satu perangkat wireless tunggal ini
saja untuk berbagi internet secara wireless. Misal saja DSL-2640 dari
D-Link (untuk DSL) atau SurfBoard SBG900 dari Motorolla (untuk Cable).
Jika wireless router yang anda butuhkan, maka wireless router yang mana
yang anda butuhkan? Jika anda ingin membangun jaringan wireless dari
awal, maka pertimbangkan wireless router yang mengusung technology
wireless –n terbaru sebut saja Linksys E-Series (meliputi E-1000,
E-2000, dan E-3000) yang mengusung standard final 802.11n dengan
kecepatan sampai 300Mbps. Jika anda nantinya akan menggunakan jaringan
anda untuk streaming HD media dan juga gaming, maka pertimbangkan
wireless –n yang dual-band dengan fitur Quality of Services (QoS). Lihat
juga artikel memilih jaringan wireless terbaik. Bagaimana membangunnya?
Lihat artikel membangun jaringan wireless network.
Gambar diatas adalah gambar diagram jaringan wireless dengan perangkat
wireless (meliputi modem dan wireless router dan juga wireless network
adapter) yang digunakan untuk berbagi layanan internet dari DSL atau
Cable secara wireless.
Cellular Networks
Jaringan Cellular 3g / 4g adalah suatu solusi yang sangat praktis untuk
layanan internet nirkabel dari jaringan sellular saat anda bepergian
atau jika tidak layanan broadband Cable atau DSL di area anda. Berbagi
layanan internet secara wireless dari layanan internet sellular ini
sangat menguntungkan jika tingkat mobilitas anda sangat tinggi, atau
dibutuhkan suatu kolaborasi kerja di area terpencil yang tidak
terjangkau layanan kabel telpon akan tetapi masih bisa mengkap layanan
internet dari jaringan 3g/sellular. Sebut saja layanan 3, Smart dan
sebagainya. Lihat jaringan sellular atau jaringan 3g.
Perangkat wireless yang anda butuhkan (disamping modem sellular anda)
adalah wireless router sellular misal DIR-450/451 dari D-Link. Router
ini berbeda dengan wireless router pada umumnya yang digunakan pada
jaringan Internet broadband tradisional DSL/Cable.
Ada juga satu perangkat router tunggal yang bisa digunakan baik untuk
broadband Internet ataupun untuk internet sellular yaitu MEBR3500
Cellular modem router dari Netgear.
Diagram dibawah ini adalah jaringan Internet sellular yang bisa
digunakan bersama dengan beberapa komputer (dengan Wi-Fi adapter) atau
smartphone anda (yg berfasilitas Wi-Fi) meliputi perangkat Internet
modem card, wireless router sellular, dan client komputer (dg adapter
wireless).
Hotspots Internet Access
Pada umumnya akses internet hotspots diberikan secara Cuma-Cuma yang
biasa di berikan di Café, Airport, Kampus, di hotel dan sebagainya.
Perangkat wireless internet yang anda butuhkan untuk mengaksesnya
tentunya laptop dengan Wi-Fi enable atau smartphone Wi-Fi anda. Untuk
pemberi layanan hotspots mereka biasanya menggunakan layanan broadband
internet dengan modem router yang disebar dengan beberapa wireless
access point.
Jika notebook anda jadul yang tidak mempunyai perlengkapan Wi-Fi, maka
anda bisa membeli USB wireless adapter seperti WUSB600 dari Linksys atau
DWA-160 dari D-Link. Disamping USB anda juga bisa menggunakan Cardbus
adapter untuk laptop, akan tetapi saya lebih menyarankan wireless USB
karena bisa dipakai untuk desktop komputer juga.
Jika anda sudah mempunyai jaringan wireless sementara anda perlu
memperluas jaringan nya anda memerlukan wireless range extender, sebut
saja DAP-1360 dari D-Link. Jika untuk keperluan outdoor anda perlu
memilih wireless access point yang memang khusus untuk outdoor. Sebut
saja D-Link DAP-2590.
Tapi Secara umum, perangkat yang dibutuhkan untuk dapat menjalankan jaringan wireless adalah :
1. Access Point

Fungsi Access Point ibaratnya sebagai Hub/Switch di jaringan lokal, yang
bertindak untuk menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan
wireless/nirkabel para client/tetangga anda, di access point inilah
koneksi internet dari tempat anda dipancarkan atau dikirim melalui
gelombang radio, ukuran kekuatan sinyal juga mempengaruhi area coverage
yang akan dijangkau, semakin tinggi kekuatan sinyal(ukurannya dalam
satuan dBm atau mW) semakin luas jangkauannya. Ada beberapa akses poin
yang cocok direkomendasikan untuk transmitter anda, misal Senao
Engenius, Ubiquty Bullet, Edimax, dan Routerboard Mikrotik.
2. Antena Omni

Untuk memperluas coverage area hingga beberapa Kilometer, anda
memerlukan antena omni eksternal, meski ketika anda membeli access point
sudah dilengkapi antena omni, namun belumlah cukup karena hanya
berkekuatan sekitar 3-5dB, untuk memperluas area jangkauannya, anda
memerlukan antena Omni eksternal, yang rata-rata berkekuatan 15dB.
Antena
Omni ini memiliki pancaran atau radiasi 360 derajat, jadi cocok bisa
menjangkau client dari arah mana saja. Merk Antena Omni yang
direkomendasikan, adalah Hyperlink, Finetic, tapi jika dana anda
terbatas tak ada salahnya anda melirik antena omni buatan lokal.
3. Box Access Point

Untuk melindungi access point anda, maka diperlukan pelindung berbentuk
kotak, bisa terbuat dari plastik atau plat besi, rata-rata kotak ini
sudah dilengkapi dengan kunci pengaman, dan box ini memang harus
diletakkan persis di bawah antena.
4. Kabel Pigtail/Kabel Jumper
Kabel Pigtail atau kabel jumperl diperlukan untuk menghubungkan antara
antena omni dengan dengan access point, perhatikan panjang maksimal yang
diperlukan hanya 1 meter, selebih dari itu anda akan mengalami
degradasi sinyal(loss dB) Pada kedua ujung kabel terdapat konektor
dimana type konektor disesuaikan dengan konektor yang melekat pada
access point anda.
5. POE (Power Over Ethernet)
Agar kabel listrik tidak dinaikkan ke atas untuk “menghidupkan” access
point maka anda memerlukan alat “POE” ini yang fungsinya mengalirkan
listrik melalui kabel ethernet atau kabel UTP/STP, dengan alat ini maka
anda tidak perlu repot-repot lagi mengulur kabel listrik ke atas tower,
lebih praktis dan hemat.
6. Kabel UTP/STP

Meski namanya perangkat wireless, namun peranan kabel juga diperlukan,
kabel UTP/STP ini diperlukan untuk menghubungkan antara access point
dengan jaringan kabel pada LAN lokal anda, jadi di bawah dia bisa
ditancapkan ke komputer Gateway/Router atau ke Hub/Switch, pilihlah
kabel UTP/STP yang berkualitas baik guna meningkatkan kualitas arus
listrik yang dilewatkan melalui POE.
7. Penangkal Petir (Lightning Arrester)
Sebagai pengaman dari petir maka anda memerlukan alat ini yang berfungsi
menyalurkan kelebihan beban listrik saat petir menyambar ke kabel
pembumian(grounding), komponen ini atau yang biasa dikenal dengan
Lightning Arrested Protector ini dipasang pada kabel jumper antara
perangkat access point dengan antena eksternal. Grounding untuk
penangkal petir umumnya ditanam dengan batang tembaga hingga kedalaman
beberapa meter sampai mencapai sumber air. Ingat grounding yang kurang
baik akan menyebabkan perangkat wireless tetap rentan terhadap serangan
petir.
8. Tower
Guna mendapatkan jangkauan area coverage yang maksimal, anda perlu
menaikkan antena omni eksternal ke tempat yang tinggi agar client WLAN
anda bisa menangkap sinyal radio anda dengan baik.
PENDUKUNG WIRELESS (HARDWARE DAN SOFTWARE)
Komunikasi data menjadi sangat penting dalam kehidupan manusia saat ini.
Kebutuhan akan adanya internet nirkabel, menuntut orang untuk
meng-update periperal komputernya. Berikut adalah beberapa contoh
alat-alat yang digunakan utk koneksi nirkabel (wireless)
Dibawah ini adalah contoh dari perangkat dan jenis untuk perlengkapan WIfi (Wireless Network)
Hardware Access Point + plus
Perangkat dibawah ini adalah perangkat
standard yang digunakan untuk access point. Access Point dapat berupa
perangkat access point saja atau dengan dual fungsi sebagai internal
router. Bahkan pada model terbaru sudah ditambahkan teknologi Super G
dengan kemampuan double transmisi, smart DHCP bagi client network dan
hardware standard monitor serta Firewall dan sebagainya.
Alat Access point dapat dipasangkan pada sebuah hub, cable modem atau
alat lainnya untuk menghubungkan computer dengan WIFI kedalam sebuah
network lain.
PCMCIA Adapter
Alat ini dapat ditambahkan pada notebook dengan pada
PCMCIA slot. Model PCMCIA juga tersedia dengan tipe G atau double
transmit..
USB Wireless Adaptor
Termasuk perangkat baru dan praktis pada
teknologi WIFI. Alat ini mengambil power 5V dari USB port. Untuk
kemudahan USB WIFI adapter dengan fleksibel ditempatkan bagi notebook
dan PC. Tetapi pada perangkat USB WIFI Adapter memiliki batasan.
Sebaiknya mengunakan USB port 2.0 karena kemampuan sistem WIFI mampu
mencapai data rate 54Mbps. Bila anda memerlukan kepraktisan, penambahan
perangkat Wireless USB adaptor adalah pilihan yang tepat, karena
bentuknya yang praktis dan dapat dilepas. Tetapi perlu diingatkan bahwa
dengan supply power kecil dari USB port alat juga memilki jangkauan
lebih rendah, selain bentuk antenna yang ditanam didalam cover plastik
akan menghambat daya pancar dan penerimaan pada jenis perangak ini.
USB Add-on PCI slot
Perangkat ini umumnya diberikan bersama paket
mainboard untuk melengkapi perangkat WIFI pada sebuah computer. Sama
kemampuannya dengan PCI card wireless network tetapi mengunakan jack USB
internal pada mainboard termasuk pemakaian power diambil dari cable
tersebut. Perangkat pada gambar dibawah ini juga dapat diaktifkan
sebagai Access Point melalui software driver. Kekuatan alat ini terletak
pada antenna, dan memiliki jangkauan sama seperti PCI Wireless adaptor.
Mini PCI bus adapter
Perangkat miniPCI bus untuk WIFI notebook
berbentuk card yang ditanamkan didalam case notebook. Berbeda dengan
card yang digunakan pada computer dengan PCI interface. PCImini bus
adalah slot PCI yang disediakan pada notebook dan pemakai dapat
menambahkan perangkat seperti WIFI adaptor didalam sebuah notebook.
Umumnya perangkat hardware dengan miniPCI bus tidak dijual secara umum,
tetapi model terbaru seperti pada Gigabyte GN-WIAG01 dengan kemampuan
WIFI Super G sudah dijual bebas untuk upgrade Wireless adaptor bagi
sebuah notebook.
Perangkat mini PCI untuk wireless nantinya diberikan 2 buah socket
antena dan terhubung dengan antena di sisi layar sebuah notebook. Untuk
keterangan dimana perangkat ini dipasang, dapat dilihat pada gambar
menginstall Mini PCI bus.
Install Mini PCI bus Wireless Adaptor – Click picture for detail
Adalah
contoh sebuah notebook dengan interface PCIbus yang masih kosong. Bila
sebuah notebook sudah mendukung teknologi WIFI, biasanya sudah
disediakan 2 kabel antenna yang menghubungkan PCIbus card ke external
antenna. Adalah penempatan jack antenna untuk PCImini card WIFI
PCI card wireless network
PCIcard Wireless network dapat juga berupa
sebuah card WIFI yang ditancapkan pada slot computer atau dengan
mengambil power dari USB tetapi dipasangkan pada PCI slot. Perangkat
Wireless network dapat juga diaktifkan menjadi Access point. Perangkat
jenis PCI card dipasangkan permanen pada sebuah desktop PC.
SOFTWARE
1.Wireless Wizard
Meningkatkan keandalan dan penggunaan dari setiap WiFi, WiMAX, LTE, 3G atau jaringan data nirkabel.
2.Easy wifi radar
untuk menemukan dan terhubung untuk membuka jalur
akses nirkabel dengan mouseclick tunggal. Terhubung ke hotspot gratis
tanpa kerumitan.
3.Advanced port scanner
dapat memindai port sangat cepat, berisi
deskripsi untuk port umum, dan dapat melakukan scan pada rentang port
yang telah ditentukan.
4.AirSnare
adalah aplikasi Wi-Fi besar bagi mereka situasi di mana Anda benar-benar perlu untuk terhubung ke jaringan terbuka.
5.Wireless Protector Enterprise 1.3
Wireless Protector manajemen
berbasis windows dan perangkat lunak keamanan yang secara otomatis
menonaktifkan WiFi adapter pada komputer yang terhubung ke jaringan LAN
perusahaan dan kembali mengaktifkan WiFi ketika kabel LAN diputus dari
komputer nirkabel. Perangkat lunak ini bertindak sebagai server untuk
semua komputer nirkabel dilindungi dan perlu diinstal hanya sekali pada
platform windows aktif yang dihubungkan dengan kabel LAN ke jaringan
perusahaan.
Lalu siapa yang mengatur kebijakan Wireless tersebut?
Setiap perangkat keras yang berhubungan dengan komputer dan teknologi
selalu mengacu pada suatu standar. Begitu juga dengan wireless LAN.
Beberapa organisasi yang telah menetapkan standard wireless LAN antara
lain:
1) Federal Communication Commission (FCC)
FCC merupakan sebuah agen pada pemerintahan Amerika Serikat yang
didirikan oleh Communication ACT pada tahun 1934 dan bertanggung jawab
langsung kepada kongres. FCC mempunyai wewenang dalam pengaturan
komunikasi antar negara bagian atau komunikasi internasional lewat
radio, televisi dan media kabel. FCC mengeluarkan peraturan yang
membatasi frekuensi yang digunakan untuk wireless LAN. FCC telah
menetapkan tiga ISM
(industrial, scentific, and medical) band bebas
lisensi yaitu 902-928 MHz, 2,4-2,484 GHz, dan 5,725-5,85 GHz. hampir
sebagian besar dari produk wireless LAN memakai band frekuensi ini. FCC
juga menetapkan tiga band Unlicensed National Information
Infrastructure( UNII ) setiap band terletak pada cakupan 5 GHz.
2) Institute of Electrical and Electronic Engineers (IEEE)
IEEE merupakan pembuat standar kunci untuk hampir semua hal yang
berhubungan dengan teknologi informasi di Amerika Serikat. IEEE
menciptakan standar dengan aturan yang dibuat FCC. IEEE telah menetapkan
berbagai setandr teknologi seperti IEEE 802.3 untuk ethernet dan 802.11
untuk wireless LAN. Salah satu tugas IEEE adalah
mengembangkan standar untuk wireless LAN dengan mengacu pada peraturan yang dikeluarkan FCC.
Berikut ini adalah standart IEEE yang pernah dikeluarkan untuk Wireless LAN :
- 802.11a
WLAN yang beroperasi pada 5 GHz, data rate 54 Mbps. Dipublikasikan tahun 1999.
- 802.11b
Dikenal juga sebagai Wi-Fi. Beroperasi pada 2.4 GHz, data rate sampai 11 Mbps. Dipublikasikan tahun 1999.
- 802.11c
Ada dokumentasi prosedur MAC 802.11.
- 802.11d
Ada definisi dan kebutuhan dari standar 802.11 untuk dapat beroperasi di negara yang belum ada standarnya.
- 802.11e
Dibuat untuk memperbaiki MAC 802.11 untuk meningkatkan QoS. Perbaikan
pada kapabilitas dan efisiensi ditujukan untuk aplikasi seperti suara
atau video melalui jaringan wireless 802.11
-802.11f
Ada sarana untuk mengimplementasikan konsep 802.11 tentang AP dan
distributed system (DS). Meningkatkan kompatibilitas antara peralatan AP
dari vendor yang ada.
-802.11g
Membangun PHY berkecepatan lebih tinggi dari standar 802.11b tetapi
tetap menjaga kompatibilitas dengan peralatan 802.11b yang sudah ada.
Target data rate 20 Mbps.
-802.11h
Memperbaiki MAC 802.11 dan PHY 802.11a untuk menyediakan manajemen jaringan dan pengendalian daya dan spektrum pada pita 5 GHz.
-802.11i
Meningkatkan mekanisme keamanan dan autentikasi pada standar 802.11.
- 802.11j
802.11j adalah amandemen IEEE 802.11 standar yang dirancang khusus untuk
Jepang pasar. Hal ini memungkinkan LAN nirkabel operasi di 4,9-5 GHz
band untuk menyesuaikan diri dengan aturan Jepang operasi radio indoor,
outdoor dan aplikasi mobile. Amandemen telah dimasukkan ke dalam
diterbitkan IEEE 802,11-2.007 standar.
- 802.11k
IEEE 802.11k-2008 adalah sebuah amandemen 802,11-2.007 IEEE standar
pengelolaan sumber daya radio. Mendefinisikan dan mengekspos jaringan
radio dan informasi untuk memudahkan pengelolaan dan pemeliharaan mobile
Wireless LAN.
- 802.11n
802.11n adalah amandemen baru yang meningkatkan atas standar 802,11
sebelumnya dengan menambahkan multiple-input multiple-output (MIMO) dan
banyak fitur-fitur baru lainnya. IEEE telah menyetujui amandemen dan itu
diterbitkan pada bulan Oktober 2009. Sebelum ratifikasi akhir,
perusahaan telah bermigrasi ke jaringan 802.11n didasarkan pada Wi-Fi
Alliance sertifikasi produk sesuai dengan rancangan tahun 2007 proposal
yang 802.11n.
-802.11p
IEEE 802.11p adalah rancangan amandemen ke IEEE 802.11 standar untuk
menambah akses nirkabel di dalam kendaraan lingkungan (WAVE). Ini
mendefinisikan perangkat tambahan untuk 802,11 diperlukan untuk
mendukung Intelligent Transportation Systems (ITS) aplikasi. Hal ini
mencakup pertukaran data berkecepatan tinggi antara kendaraan dan antara
kendaraan dan infrastruktur jalan di ITS lisensi pita 5,9 GHz
(5,85-5,925 GHz). IEEE 1609 adalah sebuah standar lapisan yang lebih
tinggi yang didasarkan IEEE 802.11p.
-802.11r
802.11r atau fast BSS transisi (FT) adalah sebuah amandemen terhadap
IEEE 802.11 standar untuk mengizinkan kapal konektivitas berkelanjutan
perangkat nirkabel bergerak, dengan cepat dan aman handoffs dari satu
stasiun pangkalan lain dikelola dengan cara halus. Ini diterbitkan pada
tanggal 15 Juli, 2008.
- 802.11s
IEEE 802.11s adalah suatu usulan IEEE 802.11 amandemen untuk jaringan
mesh, menentukan bagaimana perangkat nirkabel dapat interkoneksi untuk
menciptakan jaringan mesh WLAN, yang dapat digunakan untuk topologi
statis dan jaringan ad-hoc.
- 802.11u
IEEE 802.11u adalah usulan amandemen terhadap 802,11-2.007 IEEE standar
untuk menambahkan fitur yang dapat meningkatkan interworking dengan
jaringan eksternal.
- 802.11v
IEEE 802.11v adalah usulan amandemen ke IEEE 802.11 standar untuk
memungkinkan konfigurasi perangkat klien saat dihubungkan ke jaringan
nirkabel.
-802.11w
802.11w adalah sebuah amandemen disetujui IEEE 802.11 standar untuk meningkatkan keamanan manajemen frame.
-802.11y
802.11y IEEE-2008 adalah sebuah amandemen terhadap 802,11-2.007 IEEE
standar yang memungkinkan powered tinggi Wi-Fi peralatan untuk
beroperasi pada rekan-dasar utama dalam 3.650-3.700 MHz di Amerika
Serikat, kecuali bila dekat grandfathered satelit bumi stasiun. Ini
disetujui untuk diterbitkan oleh IEEE pada 26 September 2008.
- 802.11x
Untuk meningkatkan keamanan 802.11.
3. Wireless Ethernet Compatibility Alliance (WECA)
WECA bertugas mempromosikan dan melakukan test terhadap kemampuan
interoperabilitas dari perangkat 802.11b dan 802.11a. Tugas dari WECA
adalah untuk adalah untuk menjamin kemampuan interoperabilitas Wi-Fi (
IEEE 802.11 ) dan mempromosikan WI-Fi sebagai standar wireless LAN
secara global disetiap segmen pemasaran.
4. European Telecommunications Standards Institute (ETSI)
ETSI memiliki tugas yang sama dengan IEEE di Amerika, tapi ETSI untuk
Eropa. Salah satu standar ETSI adalah HiperLAN/2. standar HiperLAN/1,
dapat mendukung laju data sampai 24 Mbps. Frekuensi yang digunakan pada
HiperLAN/1 lower dan middle UNII band.